Fakta Menarik Di Balik Buah Pisang Cavendish

  • June 18, 2020

Pisang Cavendish dikenal sebagai salah satu bahan baku favorit di pasar dunia. Fakta ini mungkin menjadi peluang bagi Indonesia. Karena pisang Cavendish atau pisang Ambon Putih adalah produk buah tropis.

Peluang itu direalisasikan oleh pemerintah. Kala itu Wakil Asisten Kementerian Urusan Ekonomi, Yuli Sri Wilangan, bertemu dengan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas untuk membahas kemungkinan pengembangan pisang Cavendish di Banyuwangi.

Fakta Menarik Di Balik Buah Pisang Cavendish

Banyuwangi dipilih sebagai daerah pengembangan pisang Cavendish karena potensi pertanian di daerah ini sangat menjanjikan.

Pisang Cavendish atau Ambon Putih menunjukkan tren yang selalu tinggi di pasar dunia. Pisang adalah salah satu produk buah favorit di berbagai negara. Dalam program ini akan di rencanakan Pengembangan bibit Pisang Cavendish di Kabupaten Banyuwangi yang mana hal ini sangat bertujuan untuk meningkatkan pendapatan negara melalui ekspor.

Produk buah favorit yang populer di pasar dunia biasanya dibiakkan menggunakan metode kultur jaringan. Taman pisang Cavendish juga merupakan produk khas tropis. Sebagai wilayah tropis, Indonesia tentu memiliki peluang besar untuk memanfaatkan perkembangan pisang Cavendish.

Pilihan Banyuwangi sebagai daerah pengembangan pisang Cavendish bukan tanpa alasan. Banyuwangi dikenal karena potensi pertaniannya yang berkualitas tinggi. Kakao dan kopi Banyuwangi adalah contoh bahan baku pertanian unggul di Indonesia dan sangat diminati oleh pasar.

Kondisi dan juga tanah yang ada  di Banyuwangi adalah tanah yang dianggap cocok untuk pengembangan bibit pisang Cavendish. Langkah pertama dalam mempersiapkan pengembangan pisang Cavendish adalah mengoptimalkan lahan.

Ini dilakukan agar produktivitas lahan meningkat. Pemerintah memfasilitasi program optimalisasi lahan untuk petani.

Tambahkan penghasilan

Pemerintah, melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, menjamin manfaat yang akan diterima petani dalam mengembangkan pisang Cavendish. Sedangkan untuk pemasaran, pemerintah bekerja sama dengan PT Great Giant Pineapple.

Perusahaan ekspor buah skala besar di Indonesia dengan pengalaman puluhan tahun. Kemudian, semua produk dari petani dibeli oleh perusahaan.

Selama kunjungannya ke Banyuwangi, Yuli Sri Wilanti, Asisten Asisten Kementerian Agribisnis Urusan Ekonomi, menjamin bahwa semua pisang Cavendish akan diambil oleh pasar. Sehingga petani tidak perlu khawatir karena tidak mungkin menderita kerugian.

Dia juga menambahkan bahwa program pengembangan pisang Cavendish akan berdampak pada kesejahteraan petani. Selain itu, tentu saja, dengan menambahkan kegiatan ekspor ke mata uang asing negara tersebut.

Memfasilitasi petani

Selain mengamankan pangsa pasar untuk pisang Cavendish, pemerintah akan menyediakan semua kebutuhan petani melalui PT Great Giant Pineapple. Dimulai dengan bibit pisang, panduan, penanganan pascapanen, termasuk proses pengemasan standar ekspor.

Konten Pisang Cavendish

Pisang kuning bersih ini, yang dilaporkan dari pageunpride.co.ids, salah satu distributor pisang Cavendish, memiliki banyak nilai gizi. Seperti riboflavin, mangan, vitamin A, vitamin B6, niasin, serat, protein, vitamin C, zat besi, kalium, asam folat, dan magnesium.

Kaya nilai gizi, pisang Cavendish tentu baik untuk dikonsumsi. Makan buah-buahan, termasuk pisang Cavendish, akan membuat Anda lebih sehat dan mencegah penyakit menular dan penyakit dalam.

Sekilas, pisang Ambon dan pisang Cavendish memiliki penampilan yang mirip dalam hal bentuk, ukuran, rasa dan aroma. Beberapa orang berpikir bahwa pisang Ambon rasanya lebih manis daripada pisang Cavendish.

Karena dianggap lebih manis, banyak orang berpikir bahwa kandungan kalori pisang Ambon lebih tinggi daripada pisang Cavendish.

Sebenarnya bukan itu masalahnya. Rasa pisang Ambon sering lebih manis karena pisang Ambon di pasar sudah rata-rata dalam keadaan matang pohon, tidak seperti pisang Cavendish, yang dipetik setengah matang dari pohon sebelum diimpor ke negara itu.

Cegah Bencana Banjir,Warga Brebes Tanam Ratusan Pohon

  • June 18, 2020

Banjir besar yang disebabkan oleh runtuhnya tanggul Pemali Kali sepanjang 30 meter di Dukuh Kemiri, Desa Terlangu, Kabupaten Brebes, telah terjadi di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (16/2/17). Akibatnya, ratusan rumah di dua kecamatan kebanjiran. Konsekuensi paling serius adalah kabupaten Brebes 9 desa dan kabupaten Jatibarang 2 desa.

Memang, tidak ada korban jiwa, tetapi banjir mendadak ini melumpuhkan sementara kegiatan ekonomi, pendidikan publik dan transportasi dari Brebes ke Kabupaten Jatibarang.

Setelah banjir, ratusan relawan dari semua elemen, masyarakat, BPBD, SAR dan TNI-Polri, memperbaiki tanggul secara manual dan didukung oleh alat-alat berat.

Cegah Bencana Banjir,Warga Brebes Tanam Ratusan Pohon

Selain itu, untuk mengantisipasi bencana yang berulang, puluhan orang melakukan penambalan tanggul karena setidaknya ada 9 lubang menganga di tanggul (10/1/20), dengan kedalaman hingga 1 meter lebih.

Hal ini dikonfirmasikan oleh Koramil Bati Tuud 01 Brebes Kodim 0713 Brebes, Pelda Bangun Pasaribu, bahwa lubang di tanggul disebabkan oleh hilangnya pasak bambu / kayu yang ditanam ketika memperbaiki tanggul.

‘Banyak pagar yang terbuat dari kayu dan bambu digunakan sebagai penghalang untuk memperbaiki tanggul keropos. Ini memastikan bahwa air memasuki tanggul, jelasnya kepada netizen.

Mereka tidak hanya menambal lubang, tetapi juga menanam pohon Ketapang Kencana untuk memperkuat tanggul dalam jangka panjang.

Pagi ini kami terus menambal dan memperbaiki tanggul dengan kantong-kantong berisi tanah dan batu, dan menanam 100 pohon Ketapang kencana di sisi tanggul Sungai Pemali di Desa Terlangu, kata Danramil 01 Brebes Kodim 0713 Brebes, Kapten Bersenjata Zaenal Arifin pada hari Sabtu untuk media pagi (01/11/2020).

Jenis-jenis pohon yang ditanam meliputi 50 pohon ketapang kencana, 25 batang pisang, 20 pohon mahoni dan 5 pohon palem

Selain menanam pohon Ketapang kencana besar, kami juga menanam pohon Ketapang kencana yang siap berproduksi sehingga hasilnya nanti bisa digunakan oleh masyarakat. Perkebunan ini juga menandai Hari Lingkungan Hidup Indonesia (1/10), dia menambahkan.

Upaya-upaya mitigasi bencana alam ini juga dihadiri oleh Camat Brebes, Eko Purwanto, BA, SIP, Danramil dan Kapolres Brebes, AKP Harti, SH, beserta anggotanya masing-masing. Juga kepala desa, peralatan mereka dan masyarakat di distrik Brebes termasuk Terlangu, Wangandalem, Pulosari, Pemaron dan Lengkong.

Komandan militer mendesak masyarakat setempat untuk tidak membuat saluran pembuangan melalui tanggul Sungai Pemali. Alasannya adalah bahwa hal itu dapat menyebabkan tanggul runtuh setelah saluran air Kali Kaliali selesai. Jual Pohon Ketapang Kencana

Membahas Pohon ketapang mungkin akan seru dan menarik,pasalnya pohon ini cukup terkenal di Indonesia,yang mana sangat mudah anda temukan di pinggir jalan dan di protokol jalan di kawasan Kota Besar seperti Jakarta,Surabaya,Dan Semarang. 

Namun,tahukah anda bahwa ketapang kencana ini mempunyai banyak manfaat dari mulai biji maupun akar dari ketapang itu sendiri. Berikut akan kami ulas secara singkat dan detail mengenai Pohon Ketapang Kencana

Karakteristik utama pohon ketapang

Pohon ketapang adalah tanaman khas di wilayah Asia Tenggara. Ketapang dapat ditemukan hampir di mana-mana di Asia Tenggara, kecuali di pulau Sumatra dan Kalimantan.

Pohon ini dibawa dari Asia Tenggara dan tersebar di berbagai belahan dunia. Kemudian ditentukan bahwa iklim di Australia Utara, India, Polinesia, Madagaskar, Pakistan, Afrika Barat, Afrika Timur, Amerika Selatan, dan Amerika Tengah cocok untuk menanam Ketapang.

Pada dasarnya, pohon ketapang dapat tumbuh di daerah pesisir (dataran rendah) dengan curah hujan sekitar 1.000 hingga 3.500 mm per tahun.

Pohon ketapang adalah pohon besar yang rindang. Tingginya bisa mencapai 3 meter dengan lebar tongkat 1,5 meter. Ketapang memiliki satu sifat, yaitu bahwa ranting-rantingnya tumbuh menyamping (horizontal) dan berlapis-lapis. Akibatnya, pohon ketapang sering terlihat seperti bangunan pagoda.

Ketapang Kencana mempunyai bentuk daun dengan luas yang lebar dan cenderung meruncing di bagian ujungnya, Ketapang tampak semakin subur dan rindang. Ditambah bunga-bunga kecil yang indah dalam warna kuning dan hijau, pohon-pohon ketapang terlihat menarik, sehingga pemerintah berbagai kota di Indonesia menggunakannya sebagai pohon bayangan untuk jalanan.

Pohon ketapang menghasilkan buah-buahan yang berbentuk seperti telur pipih dan bersayap sempit. Warnanya merah, kuning, kehijauan jika tidak matang, dan berubah menjadi merah-ungu saat dimasak. Buah ketapang memiliki lapisan gabus. Inilah mengapa buah ketapang bisa berenang di laut atau di sungai selama berbulan-bulan. Buah ketapang juga disebarkan oleh kelelawar.

Manfaat ketapang secara umum

Hampir semua bagian pohon Ketapang dapat digunakan. Daun sering digunakan sebagai dasar untuk produksi tinta, menghitam dan penyamakan kulit. Daun ketapang mengandung 12 jenis tanin yang bisa dihidrolisis.

Jaringan kulit kayu (pepagan) dapat digunakan sebagai zat pewarna. Warna yang dihasilkan dari ekstrak pohon Ketapang kencana ini dominan dengan warna kuning kecoklatan dan hampir mirip dengan minyak zaitun. Kulit kayu atau bagian pepagan ini banyak mengandung tanin sebesar 11% hingga 23%.

Kayu pohon ketapang berwarna merah muda sampai kecoklatan. Kepadatan kayu tertentu, yang disebut terminalia merah-coklat, antara 0,465 dan 0,675. Kayu pohon ketapang tidak tahan lama, tetapi sangat tahan dan keras, sehingga kayu ketapang sering digunakan untuk menutupi lantai (veneer) dan untuk membuat perahu.

Biji buah ketapang bisa dimakan. Beberapa orang bahkan berpikir bahwa biji ketapang lebih baik daripada biji kenari. Karena itu, banyak pembuat kue menggunakan biji ketapang sebagai pengganti kenari dan almond. Ketika inti biji ketapang dikeringkan di bawah sinar matahari, terbentuk minyak kekuningan.

Minyak ini kaya akan berbagai asam lemak seperti asam oleat (hingga 23,3%), asam palmitat (55,5%), asam linoleat, asam miristat dan asam stearat. Selain asam lemak, biji ketapang kering juga mengandung gula 16%, protein 25% dan berbagai jenis asam amino.

Biji ketapang dapat menurunkan kadar kolesterol

Berdasarkan penelitian oleh peneliti dari University of Toronto, Kanada, buah biji ketapang dapat membantu menurunkan kolesterol darah. Fakta ini ditentukan sebagai hasil investigasi dengan tiga kelompok peserta.

Dalam studi semen Ketapang ini, kelompok pertama menurunkan kolesterol melalui diet tingkat rendah yang hanya mengonsumsi makanan dengan krim susu dan sereal. Kelompok kedua diberi makan sama seperti kelompok pertama.

Hanya saja pada kelompok kedua, diet ditambah dengan konsumsi pil penurun kolesterol hingga 20 ml per hari. Kelompok ketiga secara ketat mengonsumsi makanan berserat, kedelai dan biji ketapang.

Kemudian hasilnya menunjukkan bahwa kelompok ketiga (yang mengonsumsi biji ketapang) berhasil menurunkan kadar kolesterol mereka lebih dari 30%. Alasannya biji ketapang mengandung vitamin E dalam jumlah banyak. 

Vitamin E berfungsi sebagai pemicu pengurangan jumlah protein C-reaktif. Kadar protein C-reaktif yang tinggi mengindikasikan peradangan pembuluh darah di dalam tubuh, yang dapat meningkatkan risiko serangan jantung.

Daun ketapang sebagai pakan sederhana untuk ikan cupang

Daun ketapang diiklankan sebagai resep khas Asia untuk mengatasi masalah air, itulah pendapat para pecinta ikan hias..

Wisata Religi Sekaligus Ibadah di Masjid Cheng Ho Kota Surabaya

  • June 11, 2020

Ketika delegasi PITI Kota Surabaya yang datang ke Surabaya menghadiri PITI Mukernas 2004 (Lokakarya Nasional untuk Panduan Iman Tauhid Islam) di Surabaya, mereka berkesempatan mengunjungi Masjid Cheng Ho di Surabaya pada Kunjungi Jalan Gading.

Untuk mengenang kejadian 10 tahun yang lalu, ketua Dewan Pimpinan Wilayah Surabaya (DPW) PITI H Ahmad Affandi mengatakan: Ketika dia kembali dari Surabaya, keinginan anggota PITI dari Surabaya, Cheng, juga ditanam Untuk membangun Masjid Ho. Kemudian manajemen setuju untuk membangunnya di Kota Surabaya. 

Wisata Religi Sekaligus Ibadah di Masjid Cheng Ho Kota Surabaya

Menurut Affandi, ketika mereka mengunjungi masjid Cheng Ho di Surabaya, mereka melihat bahwa masjid itu kecil dan tidak cukup besar. Maka kita bertekad membangun masjid Cheng Ho dengan bentuk yang lebih besar dan luar, katanya.

Dana awal sebesar Rp 175 juta diperoleh dari pertemuan anggota PITI di Surabaya. Pekerjaan selanjutnya adalah mencari tempat untuk membangun masjid. Saat dengar pendapat antara manajemen PITI dan gubernur Surabaya,beliau juga menawarkan tanah di Kompleks Perumahan Top di Jakabaring, yang dibangun oleh pengembang Amen Mulia.

Upacara peletakan batu pertama diadakan pada tahun 2005, di mana Wakil Presiden Jusuf Kalla ambil bagian. Dengan bantuan berbagai donor, termasuk pemerintah, pembangunan masjid Muhammad Cheng Ho akhirnya dibangun. Doa Jumat pertama dilakukan pada 22 Agustus 2008.

Sekarang masjid yang dikelola oleh Yayasan Masjid Cheng Ho Sriwijaya Surabaya penuh dengan berbagai kegiatan Islam. Juga di masjid ini ada banyak mualaf yang mengatakan dua kalimat Shahada sebagai tanda bahwa kepercayaan telah berubah menjadi seorang Muslim.

Menurut Ahmad Affandi, kegiatan kemakmuran masjid tidak pernah berhenti setelah keagungan masjid. Hal yang sama berlaku untuk konstruksi.

Rumah Tahfiz yang lebih besar dan rumah imam direncanakan akan dibangun di kompleks masjid PITI. Rumah Tahfiz nantinya akan menjadi tempat tinggal Hafiz masa depan yang akan dilatih untuk menjadi Hafiz. Mereka tinggal di rumah itu, termasuk Biaya dan kebutuhan sehari-hari yang ditanggung dan didanai oleh PITI, katanya.

Pembangunan Masjid Cheng Ho, juga dikenal sebagai Masjid Muhammad Cheng Ho di Surabaya, bertepatan dengan Isra ‘Miraj Muhammad SAW pada 15 Oktober 2001. Prosesnya memakan waktu satu tahun dan semua bagian tidak selesai sampai Oktober 2002. Masjid ini didirikan atas prakarsa para tetua, penasihat, dewan pengawas Imam Tauhid Islama (PITI), administrator Haji Muhammad Cheng Ho Indonesia Yayasan Jawa Timur, dan tokoh masyarakat Tionghoa di Surabaya.

Kompleks masjid dibangun di atas lahan seluas 3.070 m2. Kombinasi gaya Arab dan Cina menjadi ciri masjid ini. Arsitektur masjid terinspirasi oleh masjid Niu Jie di Beijing, yang dibangun pada tahun 996 M dan muncul di atap utama dan mahkota masjid. Sisa masjid ini menggabungkan gaya arsitektur Arab dan Jawa. Arsitek masjid Ho Cheng Surabaya adalah Abdul Aziz.

Setiap bagian dari bangunan masjid memiliki filosofi atau makna tersendiri. Bangunan utama 11 x 9 meter milik Majid Cheng Ho mengikuti panjang dan luasnya Ka’bah ketika dibangun oleh nabi Ibrahim 11 meter. Sedangkan ukuran 9 meter diambil dari jumlah orang suci (Wali Songo) yang melakukan penyebaran Islam di Jawa.

Pintu masuk ke masjid menyerupai pagoda dengan relief naga dan patung singa yang terbuat dari lilin, di mana Allah ditulis dalam huruf Arab di bagian atas pagoda. Di sisi kiri bangunan adalah drum yang sering digunakan untuk menandai waktu sholat tiba.

Bagian atas bangunan tiga lantai adalah pengaruh Hindu Jawa. Bentuknya segi delapan dan menyerupai pagoda. Dalam kepercayaan Cina, angka 8 berarti gemuk atau keberuntungan. Di serambi masjid ada lima anak Tangka, yang mewakili lima rukun Islam. Sedangkan enam langkah di masjid adalah rukun iman. Secara total, masjid Cheng Ho dapat menampung 200 orang percaya.

Wisata Religi dan Mempelajari Sejarah Masjid Agung Sumenep

  • June 11, 2020

Masjid Agung Sumenep pada awalnya disebut Masjid Jami Sumenep. Setelah beberapa saat, nama Masjid Agung Sumenep diganti.

Masjid ini terletak di tengah kota dan berseberangan dengan taman kota Sumenep di Madura. Meski begitu, ternyata usia Masjid Sumenep Agung telah mencapai ratusan tahun, tetapi bangunan unik masjid ini masih kuat dan telah bekerja dengan sangat baik sejauh ini.

Sumenep sendiri adalah sebuah kabupaten di Pulau Madura di Jawa Timur. Sumenep terletak di ujung timur Madura dengan luas 2.093,4 km2. Dan untuk penduduk, menurut pemerintah daerah Sumenep, ada sekitar 1 juta.

Wisata Religi dan Mempelajari Sejarah Masjid Agung Sumenep

Kisah ajaran Islam memasuki Sumenep diinisiasi dan dibesarkan oleh seseorang bernama Sayyid Ahmadul Baidhawi, atau lebih dikenal sebagai Pangeran Katandur. Pada awal tahun sekitar 1499, seorang imam menyebarkan Islam, yang disebut Raden Bindara Dwiryopodho, juga dikenal sebagai Sunan Paddusan.

Namun, secara historis ada juga sejumlah orang yang telah diberi isyarat untuk menyebarkan Islam di Sumenep kepada pemerintah Panembahan Joharsari, Adipati Sumenep kelima, yang diperintahnya dari tahun 1319 hingga 1331. Panembahan Joharsari dikatakan sebagai Raja Sumenep pertama yang mengadopsi Islam berkali-kali.

Pembangunan Masjid Sumenep Agung membuat salah satu masjid bangga, terutama warga kota Sumenep. Masjid ini juga merupakan salah satu masjid terbesar di Kota Sumenep. Karena itu, masjid ini setidaknya sudah berusia ratusan tahun dan juga telah berkembang menjadi salah satu masjid yang sejauh ini menjadi salah satu peninggalan bersejarah masa lalu. Masjid Agung Sumenep memiliki plot 100 mx 100 m dan juga dilengkapi dengan gedung sekretariat, bangunan kamar mandi, tempat parkir dan area cuci.

Tercatat bahwa Masjid Agung Sumenep dibangun setelah Istana Sumenep selesai dibangun. Pembangunan masjid ini didasarkan pada gagasan Pangeran Natakusuma, Adipati Sumenep ke-31. Dia juga dikenal sebagai Panembahan Somala, yang berkuasa 1762-1811 selama hidupnya.

Dia sengaja membangun masjid dengan ukuran dan ukuran yang begitu baik dan terbesar yang bertujuan mengakomodasi meningkatnya jumlah jamaah. Namun, pada saat itu, bangunan masjid juga lebih dikenal sebagai Masjid Laju, yang telah dibangun sebelumnya oleh Adipati Sumenep ke-21, Pangeran Anggadipa, yang berkuasa dari tahun 1626 hingga 1644.

Seorang arsitek, yang sebelumnya adalah seorang arsitek, dipilih untuk melaksanakan pembangunan Istana Sumenep. Dia adalah Lauw Piango. Dia adalah cucu Lauw Khun Thing, seorang warga negara Cina yang datang ke Sumenep dan menetap di sana.

Pembangunan Masjid Sumenep Agung dimulai pada 1779 M dan selesai secara keseluruhan pada 1787. Bahkan Pangeran Natakusuma menulis surat wasiat 1896 untuk selalu menjaga masjid dan tidak boleh rusak atau dijual.

Dilihat dari arsitekturnya, Masjid Agung Sumenep setidaknya memiliki beragam paduan dari gaya budaya Cina, Arab, Persia, Jawa, dan India. Karena sentuhan seni di berbagai negara, bangunan masjid dibuat yang sangat menarik dan juga cukup unik.

Seperti di atap masjid Agung Sumenep dalam bentuk piramida, yang biasanya milik beberapa bangunan Jawa. Atap ini juga terlihat seperti joglo, yang juga digunakan sebagai bangunan pagoda. Kumis dalam bentuk tiga bola menempel di ujung tertinggi atap masjid.

Sementara sentuhan ornamen budaya dari Tiongkok dan India ada di gerbang utama. Saat memasuki bangunan masjid ini, ruangan di dalamnya terlihat begitu megah dan besar, seperti halnya penambahan lainnya seperti berbagai ukiran khas Jawa yang masih sangat berpengaruh. Lalu ada berbagai sumber budaya lain yang menghiasi 10 jendela dan 9 pintu besar di Masjid Agung Sumenep.

Hal unik tentang masjid ini adalah ada dua mimbar di sisi kiri dan kanan mihrab. Dengan kemegahan dan keunikan Masjid Sumenep Agung, yang membuat jamaah dan pengunjung di rumah dan secara seremonial tinggal di masjid ini.

Masjid Sumenep yang besar ini didominasi warna kuning dan putih karena dibangun atas perintah Panembahan Sumolo setelah Masjid Laju yang relatif kecil tidak lagi mampu mengakomodasi komunitas yang sedang tumbuh. Sejauh ini, kapasitas masjid besar telah sekitar 2000 orang percaya.

Masjid agung Sumenep adalah salah satu dari 10 bangunan masjid tertua dan juga memiliki arsitektur yang sangat berbeda dari budaya nusantara.

Bagian utama dari masjid besar Sumenep secara keseluruhan masih dipengaruhi oleh budaya Jawa kuno, yang disesuaikan dengan atapnya. Jangan lupa untuk menemukan budaya asli pulau Madura pada warna pintu dan jendela utama masjid. Interior masjid lebih bernuansa bagian budaya mihrab Cina.

Masjid Sumenep yang luar biasa juga dilengkapi dengan menara, desain dan arsitektur yang dipengaruhi oleh budaya Portugis. Menara ini tingginya sekitar 50 meter dan terletak di sebelah barat masjid, yang dibangun oleh pemerintah Pangeran Aria Pratingkusuma. 

Ada juga bangunan kubah Masjid yang cukup besar,yang mana kubah masjid ini berada di sebelah kanan dan kiri pagar utama yang besar. Pada masa pemerintahan Kanjeng Tumenggung Aria Prabuwinata, pagar utama serta Kubah Masjid ini terlihat begitu sangat besar dan terkesan begitu mewah,namun dulunya masjid ini tertutup untuk umum. Menurut informasi dari Pembuat Kubah Masjid Agung Sumenep ini bahwa kubah masjid yang di pakai di masjid ini mempunyai desain yang cukup unik pada masanya

Di samping, atau lebih tepatnya, di sebelah pintu depan Masjid Sumenep, ada jam duduk yang cukup besar untuk merek Jonghans. Ada tulisan dengan aksara Arab dan Jawa di atas pintu. Ada 13 pilar di masjid ini yang sangat besar sehingga mereka mewakili pilar doa. Ada 20 kolom di luar. Dan 2 khotbah, di atas khotbah ini adalah pedang dari Irak. Awalnya ada 2 bagian pedang, tetapi salah satunya hilang dan tidak pernah kembali.

Di atas adalah ornamen dua lubang tanpa penutup, keduanya dibandingkan dengan dua mata manusia yang sedang menonton. Lalu ada juga pentagon di bagian atas dan ornamen dominan yang memanjang ke atas dan dibandingkan dengan orang yang duduk dengan benar dan kemudian menghadap kiblat dan juga dipisahkan oleh pintu masuk ke pintu keluar masjid, yang menunjukkan bahwa ketika memasuki atau meninggalkan masjid.

Etika baik serta mempertahankan sopan santun dan tentunya harus melihat agar tidak memisahkan dua jamaah yang sedang duduk bersama. Ketika imam masjid pergi ke mimbar, jangan mencoba untuk pergi ke leher orang lain.

Karakteristik Tanaman Cengkeh Zanzibar

  • June 4, 2020

Pada dasarnya, benih Cengkeh Zanzibar itu sendiri adalah jenis Cengkeh yang hampir sesuai dengan jenis Cengkeh Cengkeh pada umumnya dan hampir mirip dengan tanaman lain di mana spesies tersebut diproduksi dalam bentuk bibit Cengkeh Zanzibar para dewa, yang kemudian menjadi hasil budidaya beberapa bidang. Penangkaran atau juga tersedia dari petani sendiri dari biji cengkeh.

Sifat-sifat biji cengkeh Zanzibar

Pohon Cengkeh Zanzibar sendiri hampir mirip dengan jenis Cengkeh lainnya, dengan perbedaan yang luar biasa dari Cengkeh lainnya, di mana masing-masing spesies Zanzibar memiliki batang merah dan merah, sedangkan Cengkeh umumnya memiliki batang dan batang. Tangkai berwarna hijau gelap.


Karakteristik Tanaman Cengkeh Zanzibar

Karakteristik pohon Cengkeh Zanzibar

Biji cengkeh Zanzibar adalah jenis cengkeh yang berasal dari batang yang ada di bunga kering dan memiliki aroma yang berasal dari keluarga pohon Myrtaceae. Tanaman ini adalah tanaman rempah asli dari Indonesia, yang paling sering digunakan sebagai bumbu tambahan dari masakan Indonesia yang enak. 

Cengkeh Zanzibar ini bukan hanya dijadikan sebagai bumbu penyedap pada makanan, akan tetapi juga salah satu bahan utama untuk produksi rokok kretek yang menjadi kretek spesial di benua Afrika. Karena di Indonesia hanya menggunakan jenis cengkeh biasa yang dijadikan komponen utama pembuatan rokok kretek.

Selain warna yang berbeda dari batang dan batang, ada beberapa perbedaan di mana ketinggian masing-masing jenis sedikit berbeda. Cengkeh Zanzibar adalah jenis cengkeh yang memiliki beberapa karakteristik, seperti: B. bentuk daun, yang memiliki kanopi seperti silinder dengan warna daun merah-hijau, dan ada yang kehijauan-merah atau merah menjadi oranye. 

Selain itu, Cengkeh Zanzibar adalah jenis Cengkeh yang memiliki bentuk berbentuk daun atau ada pula yang agak padat dan begitu tebal sehingga menutupi semua batang di bawahnya. Di Indonesia sendiri, jenis cengkeh Zanzibar ini tumbuh lebih sering di wilayah Maluku dan di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Budidaya Cengkeh Zanzibar

Setelah mengenal beberapa jenis cengkih yang banyak ditanam di Indonesia, kami akan menjelaskan bagaimana cengkih ditanam untuk menghasilkan cengkih berkualitas terbaik.

Tips Mencari bibit unggul

Hampir persis seperti langkah menumbuhkan beberapa tanaman lain, kita perlu menemukan benih yang benar-benar unggul dan terbaik di kelasnya. Dalam hal ini, tujuannya adalah agar hasil cengkeh Zanzibar yang kami hasilkan mencapai hasil terbaik dan kualitas terbaik, juga dikenal sebagai gagal.

Siapkan Lahan

Langkah selanjutnya adalah menyiapkan lahan tanam untuk bibit cengkeh yang dibeli sebelumnya. Ukuran dan kedalaman tanah yang digunakan untuk beradaptasi dengan umur atau ukuran bibit yang kami beli sebelumnya, biasanya lubang dan lebar lubang sekitar 75 x 75 x 75.

Pastikan juga tanah yang ditanami cengkeh adalah tanah terbaik tanpa campuran tanah berpasir dan memiliki pH yang baik di atas 5. Jika pH di bawah 5, dapat memasok kapur dan dicampur dengan bahan lain seperti dumolid, yang harus benar-benar sesuai dengan rasio 1 ton dumolid untuk 1 hektar lahan.

Dan untuk masalah tanah, cengkeh Zanzibar ini sedikit sulit ketika ditanam, dan pastikan Anda tahu jenis tanah yang cocok untuk menanam Cengkeh Zanzibar dengan terlebih dahulu memilih tanah yang akan menjadi media pertumbuhan untuk ini. Cengkeh Zanzibar digunakan untuk melarutkannya dengan menyediakan kompos 9 hari sebelum tanam dan juga membersihkannya dari tanaman liar dan gulma yang mengganggu cengkeh untuk tumbuh dengan baik.

Ketapang Kencana, Peneduh Di Jalan Kaya yang Khasiat

  • June 4, 2020

Bagi masyarakat Jakarta, nama pohon Ketapang-Kencana bisa sedemikian rupa sehingga mengingatkan nama jalan di wilayah Jakarta Barat atau di wilayah Jakarta Selatan. Nama Ketapang juga mengingatkan nama kabupaten di Kalimantan Barat. Bagi sebagian orang, ketapang malah mengingatkan pada nama jajanan atau jajanan renyah, biji ketapang, yang disajikan saat lebaran.

Ketapang Kencana, Peneduh Di Jalan Kaya yang Khasiat

Dalam dunia flora dan fauna, ketapang atau katapang adalah nama sejenis pohon rindang yang biasanya tumbuh di pantai. Pertumbuhannya cepat dan membentuk lapisan kanopi yang indah, sehingga Ketapang sering digunakan sebagai pohon bayangan di taman dan pinggir jalan.

Siapa sangka tanaman asli Asia Tenggara ini memiliki banyak manfaat selain sebagai peneduh jalan atau taman.

Kulit dan daun, menurut Wikipedia, berdasarkan studi oleh JLCH van Valkenburg dan EB Waluyo, Terminalia catappa L. dari tahun 1991 (dicatat dari Proseabase: RHMJ Lemmens dan N Wulijarni-Soetjipto – penerbit. PROSEA-Plant Resources) The South-East Asia Foundation (Bogor, Indonesia) digunakan untuk menyamak kulit sebagai pewarna hitam dan membuat tinta, daunnya berubah kekuningan-coklat menjadi zaitun dan mengandung 11-23 persen tanin. Daunnya mengandung 12 jenis tanin yang bisa dihidrolisis.

Tanaman ketapang merupakan bahan penting bagi penggemar ikan hias, yang percaya bahwa memasukkan daun ketapang kering ke dalam akuarium, terutama ikan Betta (Betta spp.), Dapat meningkatkan kesehatan dan memperpanjang umur ikan. Jual Bibit Pohon Ketapang Kencana

Kayu teras adalah bata merah muda sampai kecoklatan, ringan hingga sedang, berat spesifik berkisar antara 0,465 hingga 0,675. Cukup keras dan ulet, tetapi tidak terlalu tahan lama. Kayu ini dikenal dalam perdagangan sebagai terminalia merah-coklat dan digunakan sebagai lantai atau veneer. Di Indonesia, kayu ini digunakan untuk pembangunan kapal dan juga untuk persiapan rumah.

Biji ketapang dapat dimakan mentah atau dimasak. Beberapa orang berpikir rasanya lebih enak dari biji kenari. Orang menggunakannya sebagai pengganti biji almond (almond) dalam pembuatan kue. Inti biji dikeringkan setelah dikeringkan untuk menghasilkan minyak kuning. Minyak ini mengandung asam lemak seperti asam palmitat (55,5 persen), asam oleat (23,3 persen), asam linoleat, asam stearat dan asam miristat.

Biji kering juga mengandung protein (25 persen), gula (16 persen) dan berbagai asam amino.

Studi yang dipublikasikan di eprints.ums.ac.id menyatakan bahwa, menurut beberapa informasi, buah ketapang digunakan sebagai briket, sedangkan bijinya digunakan sebagai sejumlah produk industri seperti tepung, selai, kecap dan minyak sayur, tetapi belum maksimal, khususnya di Indonesia.

Deskripsi botani

Ketapang adalah tanaman asli Asia Tenggara dan kutipan dari Wikipedia, yang umum di wilayah ini, kecuali Sumatera dan Kalimantan, yang agak jarang di alam. Pohon ini juga biasa ditanam di Australia Utara dan Polinesia. Penjualan meliputi India, Pakistan, Madagaskar, Afrika Timur, Afrika Barat, Amerika Tengah dan Amerika Selatan.

Dalam bahasa Inggris, tanaman ini dikenal sebagai Bengal Almond, Almond India, Almond Malabar, Singapura Almond, Almond Tropis, Sea Almond, Beach Almond, Talisay Tree dan Umbrella Tree. Jual Bibit Pohon Ketapang Kencana

Di negara Indonesia, pohon Ketapang kencana juga dikenal dengan berbagai nama  khas daerah, yaitu Hatapang (Batak), Katafa (Nias), Katapiang (Minangkabau), Ketapasiong (Timor), Lisa (Rote), Roof Angong (Bugis), Taliseios, Tarisei, Salrisé (Sulut)..

Berbagai nama dagang dan nama regional telah disusun secara internasional dengan nama ilmiah Terminalia catappa, L.

Ketapang adalah tanaman pohon besar dengan ketinggian 40 meter dan lingkar batang hingga 2 meter. Rindang diatapi oleh cabang yang tumbuh secara horizontal dan berlapis. Pohon muda sering terlihat seperti pagoda. Pohon tua dan besar sering memiliki penopang (papan akar), yang tingginya bisa mencapai 3 meter.

Daunnya tersebar, sebagian besar diisi di ujung cabang, bertangkai pendek atau hampir sesil. Membalikkan daun telur bundar, berukuran 8–25 (–38) x 5–14 (–19) cm, dengan ujung lebar dengan ujung tajam dan tepi sempit, helai di dasar bentuk jantung, alas dengan kelenjar di sisi kiri dan kanan daun tulang ibu di bagian bawah. Helai seperti kulit, lurus di bagian atas, rambut lurus di bagian bawah; Kemerahan saat itu akan rontok.

Daunnya memerah ketika mereka hampir jatuh.

Bunganya kecil, dikumpulkan di telinga dekat ujung cabang, panjang 8-25 cm, kuning kehijauan. Bunganya tanpa mahkota, dengan kelopak 5 kepala, bentuk piring atau bel, 4-8 mm, putih atau krem. Benang sari diatur dalam 2 lingkaran, lima-lima.

Buahnya berbentuk batu, berbentuk telur, pipih, persegi atau bersayap sempit, berukuran 2,5-7 x 4-5,5 cm, matang hijau-kuning-merah atau merah-ungu.

Mengacu pada penelitian yang dipublikasikan di eprints.ums.ac.id, disebutkan bahwa biji ketapang dalam bentuk biji semangka, lebar dan panjangnya dua kali ukuran biji semangka yang biasa kita makan. Biji-biji ini ditutup dengan dua integumen, yaitu lapisan kulit luar (Testa) dan lapisan kulit dalam (Tegmen), sehingga sangat sulit untuk mendapatkan biji karena struktur kulit yang keras. Kulit pelindung ini rata dan memiliki tonjolan sedikit di tengah. Biji ketapang juga memiliki biji yang rasanya hangat dan renyah, seperti campuran kelapa dan kacang yang enak, sehingga banyak orang menyebut biji ini almond tropis.

Keuntungan dan penelitian tingkat lanjut.

Dr. Seno gumira Sastrowaluyo menyebutkan dalam bukunya Original Indonesian Medicine (1967) efektivitas akar, kulit kayu, biji dan daun untuk pengobatan. Menurutnya, rebusan akar efektif sebagai obat untuk pendarahan, radang mukosa usus dan disentri. 

Kulit pohon secara tradisional digunakan sebagai obat melawan bisul mulut dan radang selaput lendir.

Ungkapan salah satu mahasiswa ITB bernama Gatot Handbody sempat menyebutkan bahwa zat di dalam batang ketapang sangat efektif sebagai penggerak fungsi yang bekerja luar biasa di area kelenjar susu (meningkatkan produksi susu). Daunnya memiliki sifat diaphyectic, obat untuk sendi bengkak karena rematik (obat luar).

Karena sifatnya yang kaya, banyak peneliti sedang mempelajari efektivitas Ketapang untuk pengembangannya sebagai obat modern dan produk lainnya, termasuk di Indonesia.

Big John salah satu mahasiswa juga sempat mencari dalam penelitian berjudul “Analisis biji ketapang (Terminalia catappa, L) sebagai sumber alternatif penghasil minyak nabati”, sebagaimana dapat dibaca di mot.farmasi.ugm.ac.id (Majalah Obat Tradisional, 20 Maret 2017) , untuk kesamaan antara minyak biji ketapang dan minyak zaitun, minyak wijen dan minyak kelapa sawit karena sifat fisikokimia dan kandungan total asam lemaknya (palmitat, asam oleat, asam linoleat dan asam stearat) sebagai metil ester.

Big John dalam studinya sempat menyimpulkan bahwa minyak biji ketapang menawarkan peluang sebagai alternatif dari minyak kelapa sawit dan minyak zaitun berdasarkan sifat fisikokimia dan kandungan asam lemak yang serupa.

Laporan penelitian yang dipublikasikan di eprints.ums.ac.id menyebutkan bahwa biji ketapang berpotensi untuk digunakan sebagai pengganti kedelai dalam produksi tahu karena mengandung sedikit protein. 

Ketika dimasak dengan daun, dalam pengobatan kusta, kudis dan penyakit kulit lainnya. Dagingnya bisa dimakan, tapi berserat dan tidak enak, meskipun baunya enak.