Bunga Kamboja Fosil,Alternatif Pengusir Nyamuk

  • July 24, 2020

Bunga kamboja( Plumeria acuminata) di Indonesia banyak ditemui di pekuburan sehingga berkonotasi dengan hal- hal klenik. Sementara itu bunga yang indah, awet, serta harum ini memiliki banyak khasiat, antara lain bagaikan pengusir nyamuk. Bunga kamboja Fosil memiliki minyak atsiri yang memiliki senyawa geraniol yang bisa mengusir nyamuk.

Bunga Kamboja Fosil,Alternatif Pengusir Nyamuk

Bunga bercorak putih serta terdapat pula yang bercorak kuning ini pula memiliki sitronelol serta linalol yang berikan dampak relaksasi serta kurangi tekanan pikiran. Jual Kamboja Fosil

Ketersediaan bunga kamboja Fosil yang melimpah sebab belum banyak dimanfaatkan, kecuali bagaikan bunga tabur di pekuburan, mendesak Dwi Hantoko, Dewi Wahyuningtyas, serta Lilis Kristiyani yang kuliah di Jurusan Metode Kimia Fakultas Metode Universitas Sebelas Maret( UNS) Solo menggunakan bunga kamboja.

Mereka memilah pemanfaatan bunga kamboja Fosil bagaikan pengusir nyamuk natural mengingat sepanjang ini pengusir nyamuk lebih banyak terbuat dari zat kimia yang beresiko untuk kesehatan badan.

 Tumbuhan kamboja Fosil gampang berkembang di dataran rendah sampai ketinggian 700 m di atas permukaan laut. Berbeda dengan tanaman lain, semacam lavender, zodia, ataupun sereh, kata Dwi Hantoko, bersama dosen pasangan Wirawan Ciptonugroho, Selasa( 23/ 8). Lavender, zodia, serta sereh pula memiliki geraniol, sitronelol, serta linalol, namun lebih susah ditanam ataupun semacam sereh lebih banyak dimanfaatkan bagaikan bumbu masak.

Pengusir nyamuk diseleksi dalam wujud parafin sebab ekstrak bunga kamboja murni tidak bisa langsung digunakan, namun butuh dipanaskan supaya menciptakan bau buat mengusir nyamuk. Minyak kamboja Buat membuat minyak bunga kamboja, helai- helai bunga diiris kecil- kecil kemudian ditambahkan pelarut dengan perbandingan 1: 3.

Dari 50 gr bunga fresh ditambah 150 mililiter pelarut bisa dihasilkan 15 mililiter minyak bunga kamboja, sehabis didistilasi ataupun dipisahkan antara minyak serta pelarutnya. Sehabis itu terbuat parafin yang berbahan baku lilin, asam stearat, serta perona.

Sehabis kombinasi bahan baku parafin meleleh, baru ditambahkan esktrak bunga kamboja. Dari 80 gr lilin serta 10 gr asam stearat bisa dihasilkan 6- 8 buah parafin dengan berat tiap- tiap 13- 18 gr. Bila telah berupa parafin, bunga kamboja juga tinggal terbakar. Aroma yang dihasilkan dari pembakaran merupakan terasa harum di dekat ruangan, namun sangat tidak disukai nyamuk.

 Pengusir nyamuk ini tidak mengusik respirasi, kata Dwi. Apalagi aroma yang keluar dari parafin yang terbakar pula bisa berperan bagaikan aroma pengobatan. Itu sebabnya, penciptaan parafin Dwi serta sahabat dinamakan PhyKa, singkatan dari aromatherapy kamboja. Pengujian Buat uji pengusir nyamuk, Dwi serta kawan- kawan terencana mempersiapkan jentik- jentik nyamuk ke dalam 2 perangkap yang dibuat dari kawat kasa.

Ke dalam salah satu perangkap dinyalakan parafin bunga kamboja buatan mereka sepanjang 15- 30 menit. Nyamuk- nyamuk yang timbul dari jentik- jentik lalu berjatuhan sebab menghisap aroma parafin yang terbakar, sebaliknya di perangkap yang tidak dipasangi parafin, nyamuk senantiasa hidup, kata Dwi.

Atas kreativitas ini, ketiganya diberi dana Rp 5, 8 juta dari Direktorat Jenderal Pembelajaran Besar Departemen Pembelajaran Nasional buat modal pengembangan usaha. Bagi Dwi, suatu penyelenggara kegiatan perkawinan melaporkan berminat menjadikan parafin penciptaan mereka bagaikan suvenir.

Tidak hanya mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah, kreativitas yang awal mulanya digagas buat menjajaki Minggu Ilmiah Mahasiswa Nasional 2011 ini nyatanya mempunyai nilai murah. Satu buah parafin yang ditempatkan di gelas kecil di dalam kardus dijual Rp 7. 500 ataupun Rp 5. 000 tanpa kardus.

Di Indonesia sendiri wilayah yang banyak terdapat  mempergunakan bunga Kamboja Fosil  merupakan Bali. Disitu, Kamboja Fosil  lumrah ditanam di bermacam titik. Disematkan di balik kuping, dijadikan keperluan ataupun ubarampe adat pula. Bunga- bunga tersebut sering terlihat tergeletak di pura ataupun tempat pemujaan, dengan beralaskan daun pisang.

Tetapi, tidak banyak dikenal nyatanya tumbuhan ini mempunyai nilai mistis dibalik eksistensinya.

Kamboja Fosil ( ataupun diucap pula plumeria) ditemui oleh seseorang ilmuwan Prancis. Walaupun dinamai Kamboja Fosil , tanaman ini tidak mempunyai keterkaitan dengan Negeri Kamboja Fosil  yang jadi anggota Asean sama semacam Indonesia ini.

Bunga Kamboja Fosil  umumnya mempunyai mahkota bercorak putih, dengan bagian tengah bercorak kuning. Tidak hanya tipe ini, terdapat pula Kamboja Fosil  yang mahkota bunganya bercorak merah keunguan. Besar tumbuhan Kamboja Fosil  dapat menggapai 6 m, dengan daun hijau tua yang tebal serta lonjong. Tumbuhan yang berbunga di nyaris sejauh tahun ini umumnya dibiakkan dengan metode stek batang.

Nah Sobat Dukun, semacam yang dikatakan tadinya bunga ini dipercaya oleh sebagian warga mempunyai cerita mistis yang memilukan. Dikatakan pada era dahulu terdapat seseorang wanita yang ditinggal mati oleh suaminya serta sang wanita tersebut meratapi kesedihannya berhari- hari di atas kuburan si suami sampai menemui ajalnya.

Tidak lama setelah itu tumbuhlah bunga indah bercorak putih di atas makam suami wanita itu, sampai diberi nama bunga Kamboja Fosil  bagaikan lambang kesetiaan dalam ikatan asmara.

Masing- masing hari tumbuhan ini menggugurkan bunganya di atas pusara yang ditinggalkan. Sehingga lelet laun Kamboja Fosil  diketahui bagaikan bunga kesetiaan. Tidak hanya itu, apabila terdapat orang yang menciptakan Kamboja Fosil  dengan mahkota berjumlah 4 ataupun 6, konon dia hendak menemukan rezeki serta keberuntungan.

Tidak hanya kedua cerita horor tersebut terdapat pula yang berpikiran tumbuhan Kamboja Fosil  yakni tumbuhan penenang, pemanggil, serta penyejuk untuk arwah yang terdapat di sekitar pemakaman tersebut paling utama yang terletak di dasar pohonnya.

Tumbuhan Kamboja Fosil ialah salah satu tipe tumbuhan yang hingga dikala ini jadi tumbuhan yang sangat khas di Indonesia. Bila Kamu mendatangi zona ataupun tempat pemakaman universal di Indonesia, telah tentu kamu hendak menciptakan Tumbuhan Kamboja Fosil yang ditanam dengan tegak di situ.

Kamboja Fosil merupakan sejenis tumbuhan hias yang sudah hidup semenjak lama. Tipe tumbuhan ini jadi lebih mahal bersamaan bertambahnya umur. Tipe tumbuhan ini tidak mempunyai jangkar serta lumayan besar. Tumbuhan ini mempunyai ketinggian 1 sampai 7 m.

Mengapa wajib jadi Tumbuhan hias serta sangat normal, sebab memanglah tumbuhan hias semacam ini bisa menggapai usia sampai menggapai 10 tahun dan

apalagi dapat sampai ratusan tahun.

Sebab telah lumayan tua buat diucap fosil yang berharga. Sebab keunikannya, tipe tumbuhan ini digolongkan bagaikan tumbuhan mulia. Tumbuhan Kamboja Fosil mendominasi spesies tumbuhan hias yang sangat disukai oleh pengumpul tumbuhan hias.

Banyak cerita mistik tentang tumbuhnya Tumbuhan Kamboja Fosil di kuburan. Namun itu tidak berarti kalau keberadaannya tidak mempunyai uraian ilmiah. Inilah alibi kenapa Tumbuhan Kamboja Fosil senantiasa terdapat di makam Indonesia!

1. Buat mengawali, Kamu butuh ketahui lebih banyak tentang kenyataan biologis Tumbuhan Kamboja Fosil

Kamboja, Semboja ataupun Frangipani merupakan sekelompok tumbuhan dari keluarga Plumeria. Tumbuhan Kamboja Fosil mulai menggapai umur berusia kala tingginya melebihi satu m. Tumbuhan khas wilayah tropis ini wajib terserang cahaya matahari langsung sepanjang paling tidak 6 jam satu hari.

Radatul

E-mail : radatul@gmail.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*